Sabtu, 09 Mei 2015

Manusia dan Keindahan [Tugas 2 Ilmu Budaya Dasar]



Manusia dan Keindahan:


Karena begitu pentingnya implementasi keindahan pada setiap aspek kehidupan manusia, selanjutnya keindahan tersebut diaplikasikan menjadi cabang filsafat yang disebut estetika. Estetika juga berfungsi untuk mempertajam kepekaan manusia akan keindahan. Estetika juga banyak berperan penting dalam implementasi seni diberbagai bidang seperti arsitektur, mesin, komputer, produk sehari-hari, desain baju, tata rias, produk elektronik dan sebagainya. Nilai-nilai estetika yang diimplementasikan pada suatu objek disebut dengan nilai estetis.

Dalam kajian agama, khususnya agama Islam keindahan sudah dibahas dalam Alqur'an. Al-Qur’an itu indah. Indah dari segi bahasa, indah dari segi makna, indah dari segala sisi yang akan mewarnai kehidupan manusia. Dengan hanya mendengar bacaan al-Qur’an, hati bisa tersentuh, apalagi jika kita memahami makna yang terkandung di dalamnya. Banyak hal yang memberikan rasa takjub jika berkaitan dengan al-Qur’an, walau hanya dengan mendengar orang membacanya. Pada masa Nabi Saw, kita tahu betapa kerasnya Umar bin Khatab menentang Nabi Saw, namun ketika mendengar bacaan al-Qur’an hatinya sangat tersentuh. Begitu juga seorang kafir Quraisy yang sangat menentang Nabi, yaitu Walid bin Mughirah, seorang pemuda yang terkenal ahli sastra dan intelektual di masanya karena mempunyai banyak keahlian, namun dia seakan merasa tersihir mendengar bacaan al-Qur’an karena keindahan bahasa yang dia dengar dan maknanya yang begitu dalam. Tapi karena keegoaannyalah, dia tidak mau mengakuinya, tapi malah mengatakan Nabi sebagai tukang sihir.

Dalam surat Al A'raaf (7) ayat 26 Allah SWT berfirman :
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. “

Dalam surat Al A'raaf (7) ayat 31 Allah SWT berfirman :
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid[534], makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan[535]. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. “

Dari kedua surat tersebut kita sebagai mukmin diperintahkan untuk selalu mengenakan berbagai pakaian yang indah-indah serta selalu menjaga keindahan dimanapun kita berada karena Allah menyukai hal-hal yang Indah. Semoga dengan tulisan ini dapat mejadi renungan dan pencerahan logika bagi siapa saja yang membacanya.






REFERENSI : ALQURAN surah Al A'raaf (7) ayat 26
                        ALQURAN surah Al A'raaf (7) ayat 31

Manusia dan Cinta Kasih (Tugas ILMU BUDAYA DASAR 1)



MANUSIA DAN CINTA KASIH

Cinta amat mudah dipahami apabila tidak dikaitkan dengan urusan agama, namun di dalam kehidupan ini manusia ada yang mencintai dirinya sendiri dan orang lain, yang dimaksud mencintai diri sendiri dan orang lain adalah mereka yang masih mempunyai rasa hati nurani terhadap sesuatu hal yang amat mereka sayangi. Ada yang mencintai harta,tumbuhan, barang dan masih banyak lainya, misalkan di dalam agama Islam cinta kepada ALLAH S.W.T dan Rosulnya.
Dalam Agama Islam cinta artinya kasih sayang dan kasih sayang sendiri mempunyai tingkatan yang berbeda  ada tingkatanya tinggi, menengah dan rendah.
1.      Cinta Tingkat Tinggi
  • Cinta Kepada ALLAH
Cinta manusia, yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada-Nya. tidak hanya dalam shalat, pujian, dan doanya saja, tetapi juga dalam tindakan dan tingkah lakunya, semua tingkah laku dan tindakan ditujukan kepada Allah. Dan didalam rukun iman pun percaya kepada Allah adalah rukun yang pertama. Maka dari rukun itu kita dapat menyimpulkan bahwa cinta kepada Allah SWT adalah sangat penting. Dalam firman Allah di dalam Al-Quran Dijelaskan
 Katakanlah: Jika memang kamu cinta kepada Allah, maka turutkanlah aku, niscaya cinta pula Allah kepada kamu dan akan diampuniNya dosa-dosa kamu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi penyanyang. ( Qs. Ali- Imran 3:31)
Didalam Firman Allah tersebut bahwa ditegaskan bahwa selain kita harus percaya dan mencintai Alaah SWT kita haru melaksanakn Perintah-Nya dan Menjauhi Larangan-Nya maka niscaya Allah akan mencintai dan menghapus dosa dosa kita semua.
2.  Cinta Tingkat Menengah
  • Cinta Kepada Orang Tua
Cinta Kepada Orang Tua, awalnya sudah sangat umum untuk kita semua. Karena pasti setiap anak akan cinta sekali kepada orang tua nya karena orang tua adalah orang yang sangat dekat sekali dengan kita disaat kita susah, senang, gembira, sedih orang tua selalu ada entah itu ayah atau ibu kita. Cinta kepada orang tua ini adalah cinta yang ada karena hubungan Fisiologis seperti hubungan ibu dengan anak serta hubungan ayah dengan anaknya. Seperti apa yang ada di dalam firman Allah.

“Rabb-mu telah memerintahkan kepada manusia janganlah ia beribadah melainkan kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tuanya dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut di sisimu maka janganlah katakana kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak keduanya. Katakanlah kepada keduanya perkataan yang mulia dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang. Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil.” (Q.S Al-Isra [17]:23-24)

Di ayat tersebut Kita dapay menyimpulkan jangan lah kita membangkak kepada orang tua dan kita harus menuruti perintah orang tua kita karena jika kita menyanyanginya dengan penuh kasih sayang kita akan di tempatkan sebagai orang yang mulia di Sisinya.
3. Cinta Tingkat Rendah
  • Cinta Diri Sendiri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri untuk tetap hidup, mengembangkan potensi diri dan mengaktualisasikan dirinya. Jadi ia mencintai sesuatu yang membuat dirinya menjadi lebih baik. Dan sebaliknya dia akan membenci sesuatu yang membuat hidupnya sedih atau terancam mara bahaya. Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri, kecenderungan untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindarkan segala sesuatu yang membahayakan dirinya.
Kesimpulanya : Manusia memiliki indra penglihat, perasa, pendengar, penciuman, dan peraba maka dari itu manusia bisa mengetahui mana yang indah bagi dirinya dan mana yang salah untuk menusia cintai.


REFERENSI:  AL-QURAN  surah ( Qs. Ali- Imran 3:31)
            AL-QURAN  surah (Q.S Al-Isra [17]:23-24)



Kamis, 08 Januari 2015

Hak Asasi Manusia Pendidikan yang Kurang Baik [Tugas Ilmu Sosial Dasar 3]



Hak Asasi Manusia Pendidikan yang Kurang Baik
11.jpgDalam masa sekarang untuk mengembangkan suatu Teknologi apapun harus mengutamakan keterampilan di dalamnya terutama disektor Pendidikan yang mendasar maupun sampai Perguruan Tinggi, dalam Pendidikan juga ada unsur pendukung utama yang menjadi dasar untuk membentuk seseorang dari ahlak yang baik maupun keterampilan, dan orang yang memberi arahan itu adalah pengajar yang profesional. Memang pada dasarnya Pendidikan juga menjadi dasar yang paling awal untuk mengembangkan diri dalam masyarakat, selain itu juga Pendidikan yang menjadi sektor utama Bangsa dan Negara dalam memajukan apapun.
          Pendidikan dasar itu dimulai  dari kita lahir sampai kita tua, maka dari itu pelajaran apapun harus kita mengetahui dan mengharumkan nama Bangsa dan Negara kita, mulai dari pengajar yang Profesional atau guru yang mendidik kita sebagaimana kita mulai melangkah menuju masa depan. Maka dari itulah sangat pentingnya pengajar yang sangat Profesional.
Bagaimana kita ingin memperoleh sesuatu yang kita inginkan tanpa kerja keras serta dibantu oleh pengajar yang profesional. Pada dasarnya memang semua warga Negara berhak dan wajib untuk mendapat Pendidikan yang layak karena itulah Hak Asasi Manusia dalam menambah ilmu pengetahuan apapun, namun kenyataan tidak sebanding oleh teori dalam Undang-Undang karena kenyataan saja masih banyak sekali warga Negara Indonesia yang belum memperoleh pendidikan yang formal dan Profesional, karena Pendidikan di Indonesia masih kurang baik dibandingkan dengan Negara-Negara Eropa, di Indonesia Pendidikan masih Mahal.
          Pendidikan pada dasarnya memang Hak Asasi Manusia untuk membentuk ahlak dan kepribadian yang lebih baik. Namun pada kenyataanya jauh sekali buktinya saja masih banyak warga negara di Indonesia di kota-kota kecil yang Pendidikan formalnya saja tidak lulus Sekolah Dasar karena keterbatasan biaya yang mereka miliki untuk menempuh Pendidikan formal yang layak. Memang susah dalam Pendidikan untuk menempuh jalur Sekolah Menengah Pertama saja masih jarang sekali kita temui di kota-kota terpencil bukan Pusat Kota seperti Jakarta, tetapi di Pusat kota juga masih banyak sekali masyarakat yang Pendidikan Formalnya Cuma sampai Sekolah Menengah Pertama saja.   
Karena Pendidikan merupakan Hak Asasi Manusia yang diatur juga pada Undang-Undang Negara Indonesia yang mengatur bahwa setiap Warga Negara berhak mendapat Pendidikan yang layak untuk membentuk kepribadian dalam bermasyarakat. Pendidikan juga harus didukung oleh pengajar yang sangat Profesional dibidang Teknologi terutama, namun pada kenyataanya saja masih banyak Guru honorer dipulau terpencil dengan penghasilan yang tidak cukup layak bagi mereka tetapi mereka tetap terus mengabdi untuk mengajarkan muridnya, berbeda mungkin di Pusat kota ada oknum Guru sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil  dengan gaji besar tetapi mengajarnya masih sering tidak masuk dan kurang Profesional.
          Padahal inipun juga Termasuk Hak Asasi Manusia dalam bidang Pendidikan bagi seorang guru untuk mendapat Penghasilan yang layak untuk dirinya, dan menambah Profesionalitas dalam mengajar terhadap muridnya hal inilah yang menambah ilmu pengetahuan bagi Guru dan Muridnya.
“Kewajiban negara adalah membuka akses bagi semua orang untuk sekolah dan pendidikan, terlepas dari latar belakang ekonomi. Dengan demikian negara menjamin janji dalam pernyataan umum mengenai hak memperoleh pendidikan," ujar Claudia Lohrenscheit, pakar pada pusat kajian Jerman untuk HAM.
1.jpg           Pelaksanaan HAM untuk memperoleh pendidikan bukan hanya masalah di negara miskin, melainkan juga di negara-negara industri Barat. Globalisasi yang didorong faktor finansial membawa perubahan global. Dalam laporan terbaru Badan PBB untuk Perdagangan dan Pengembangan UNCTAD lebih lanjut disebutkan, pada sektor di mana negara berkurang pengaruhnya, bertambah banyak institusi pendidikan yang dibiayai swasta atau gereja. Tren ini juga diamati oleh Lutz Möller dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB UNESCO sesi Jerman.
Jika pendidikan terutama berlandaskan pada Employability, yakni berlatarbelakang kemampuan bekerja, maka hak asasi manusia tidak terpenuhi. "Dengan demikian pendidikan dimengerti sebagai sarana teknis. Orang-orang ditujukan fit untuk lapangan kerja.“ Menurut Claudia Lohrenscheit dari Pusat Kajian HAM, "Itu pendidikan yang tidak mempedulikan perkembangan pribadi manusia.“ Jika apa yang dipelajari tidak dapat dipergunakan, misalnya untuk meraih kualifikasi di lapangan tenaga kerja, maka apa yang dipelajari akan cepat terlupakan.
2.jpg          Menjamin konsep pendidikan semacam ini adalah tugas masyarakat internasional. Untuk itu yang utama adalah memperbaiki hak pendidikan bagi manusia yang hidup dalam kemiskinan, keterbatasan atau misalnya di kawasan perang atau konflik. "Pada mereka yang peluang pendidikannya yang lemah, kemajuan kehidupan sipil dan juga kemanusiaan dalam masyarakat dapat diukur,“ demikian ditekankan pakar HAM Claudia Lohrenscheit.
Terutama di kawasan dunia yang miskin, akses memperoleh pendidikan banyak gagal. Misalnya jika di kawasan pedesaan sekolah-sekolah hanya dilengkapi dengan sarana WC bersama untuk anak perempuan dan anak laki-laki, anak perempuan seringkali tidak mau pergi ke sekolah, karena bagi mereka dari segi budaya atau higienis kondisi tersebut tidak dapat diterima.
22.jpg          Maka Hak Asasi Manusia dalam Pendidikan adalah hal terpenting dalam suatu Negara karena dengan Pendidikan itu adalah satu-satunya senjata ampuh untuk mengubah Dunia ini menjadi lebih baik, karena itu Pendidikan yang baik bagi pelajar dan pengajar sangat perlu dilakukan dalam suatu Negara untuk mengubah Negaranya menjadi lebih baik, dari mulai Pendidikan terendah formal ataupun non formal itupun harus memenuhi standar agar pelajar maupun pengajar bisa mendapatkan  Hak Asasinya dalam bidang pengetahuan apapun. Maka dari itu harus membenahi sistem anggran pendidikan yang tidak hanya terpusat di Kota Besar, tetapi di ujung pulau terpencilpun sebaiknya pemerintah juga ikut mengawasi dan membantu sektor Pendidikan agar Hak Asasi tentang Pendidikan mereka juga rasakan tidak hanya di Kota besar saja yang harus di bantu supaya Pendidikan Negara kita lebih baik.
Referensi : http://www.dw.de/          

Selasa, 09 Desember 2014

pengenalan komputer

Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa Latin COMPUTARE yang berarti menghitung (to compute atau to recton).
Dapat disimpulkan bahwa komputer adalah :
1. Alat elektronik
2. Dapat menerima input data
3. Dapat mengolah data
4. Dapat memberikan informasi
5. Menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer.
6. Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan
7. Bekerja secara otomatis.

Definisi program : adalah kumpulan dari intruksi atau perintah terperinci yang sudah dipersiapkan supaya komputer dapat melakkan fungsinya dengan cara yang sudah tertentu.

Sistem komputer :
Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data maka harus berbentuk sistem komputer. Sistem adalah jaringan dari elemen-elemen yang berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan dari sistem tersebut. Tujuan dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi.

Elemen-elemen dari sistem komputer :
1. Hardware (perangkat keras)
    adalah peralatan di sistem komputer yang secara fisik terlihat dan dapat dijamah misalnya monitor,keyboard, mouse.
2. Software (perangkat lunak)
    adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan pengolahan data misalnya Microsoft Windows, Microsoft office, Internet Explorer.
3. Brainware
    adalah manusia yang terlibat di dalam mengoprasikan serta mengatur sistem komputer.

Komputer bedasarkan penggunaanya;
1.Special-Purpose Computer
   Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan suatu masalh yang khusus, yang biasanya hanya berupa satu masalah saja. Program komputer sudah tertentu dan sudah tersimpan didalamnya. Contoh: komputer yang digunakan untuk menimbang dari suatu paket, merubah beratnya ke bentuk dan menentukan biaya pengirimannya.
2.General-Purpose Computer
   Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan bermacam-macam pula. contoh: Personal Computer.


Komputer bedasarkan ukurannya:
1. Micro Computer
2. Mini Computer
3. Small Computer
4. Medium Computer
5. Large Computer
6. Super Computer


Perkembangan Komputer:
* Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
* Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
* Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
* Komputer Generasi Keempat (1970-1979)
* Komputer Generasi Kelima (1979-sekarang)

Sabtu, 15 November 2014

Pemuda yang Mempunyai Jiwa Sosial dan Mencintai Alam [Tugas Ilmu sosial Dasar 2]



Banyak diantaranya Pemuda saat ini lebih mementingkan kepentingan yang seharusnya tidak perlu dilakukan sama sekali atau membuang waktunya dengan urusan yang tidak jelas, contohnya yaitu dengan bermain game online hingga larut malam dan ketika liburan sekolah telah tiba mereka lebih mementingkan liburanya yang tidak jelas, tetapi tidak semua Pemuda seperti itu contohnya adalah organisasi Baspagatam dengan semangat dan jiwa advetures.
          Baspagatam adalah sekolompok organisasi pemuda yang mempunyai jiwa sosial dan advetures yang sangat tinggi, arti dari kata Baspagatam adalah Barisan Penggiat Alam Gagak Hitam organisasi ini terbentuk dari sekolompok pemuda yang ingin dan mempunyai jiwa adventures serta sosial terhadap lingkungan yang ada di Indonesia, terbentuk pada tanggal 28 Oktober 2012 yang dimulai pada saat Pemuda ini mulai duduk dibangku Sekolah Menengah Kejuruan, yang berada di daerah Bekasi yaitu SMK YADIKA 8 Jatimulya.
          Pemuda dari kelompok Baspagatam inilah yang mengajak dilingkungan sekolah SMK YADIKA 8 untuk mau membersihkan sampah dilingkungan sekolah memang pada awalnya hanya berjumlah 6 orang saja namun ketekunan dari 6 orang Pemuda inilah yang membuat lingkungan sekolah lumayan bersih mereka menanam tumbuhan untuk keindahan sekolah dan lingkungan alam yang sangat bersih, hampir setiap minggulah Baspagatam menanam pohon di lingkungan sekolah dan lama-lama banyak juga siswa yang mau ikut bergabung untuk menanam pohon untuk lingkungan sekolah agar bersih dan indah.  
          Baspagatam mulai mengajak siswa SMK YADIKA 8 untuk membersihkan lingkungan sekolahnya dan menjaga alam agar tetap indah dan bersih. Maka dari itu Baspagatam adalah Pemuda yang sangat mencintai alam. Tetapi walaupun organisasi Baspagatam banyak manfaatnya bagi sekolah, pihak sekolah tidak mau Baspagatam menjadi organisasi ekskul karena alasanya dana dan organisasi ini sering mengadakan pendakian Gunung maka dari itu pihak sekolah tidak mengijinkannya karena alasan berbahaya dan dananya cukup besar.

Dan tidak hanya sampai disitu saja organisasi Baspagatam bukan hanya kelompok pecinta alam yang hanya bisa mendaki dan berkunjung ke tempat yang asing dan indah. Baspagatam juga sering mengadakan event pendakian Gunung diantaranya event pertama pendakian yaitu ke Gunung Gede-Pangrango yang berada di daerah Cianjur Jawa Barat, bayangkan saja seorang anak berusia 16 tahun sudah ada pemikiran dan berani untuk mencoba mendaki Gunung tersebut dengan alasanya kecintaanya terhadap alam semesta serta ingin menikmati ciptaan Allah tuhan yang menciptakan seluruh alam.
          Awalnya memang event pendakian ke Gunung Gede-Pangrango ini yang ikut hanya berjumlah enam orang saja  tetapi walupun yang mengikuti event pendakian ini Cuma enam orang saja mereka tetap dengan semangat tetap mendaki dan membersihkan sampah yang berada di atas puncak Gunung Gede-Pangrango. Memang pada awalnya cukup sulit mendaki Gunung tersebut itu karena pertama untuk meminta izin terhadap orang tua saja itu susahnya minta ampun, namu berkat keteguhan Pemuda tersebut orang tua mereka mengizinkan mereka untuk mendaki Gunung tersebut dengan alasanya mereka ingin melihat keindahan alam dan ingin melestarikan alam yang ada di Indonesia.
          Berkat rahmat Allah mereka berhasil mendaki puncak Gunung tersebut dan mereka tambah ingin berniat untuk melestarikan lingkungan agar tetap indah dan Bersih yang telah Allah ciptakan untuk kita semua. Bahkan mereka ingin membantu orang  yang terkena musibah bencana alam, karena mereka sadar alam mengajarkan segalanya tentang kehidupan selebih lagi ketika mereka sudah mencapi puncak Gunung mereka sadar bahwa alam juga harus di lestarikan agar terhindar dari bencana alam karena ulah manusia itu sendiri yang membuat musibah terhadap dirinya dan lingkungan sekitarnya. Maka dari sinilah Baspagatam mulai mensosialisasikan terutama teman satu kelas mereka betapa pentingnya alam terhadap kehidupan manusia oleh karena itulah Baspagatam terus mengajak mensosialisasikan alam Indonesia.





Tidak hanya sampai disitu saja Baspagatam sekelompok pemuda ini melakukan aktivitasnya, bahkan mereka terus mangajak teman sekelas mereka untuk mencintai alam tetapi untuk membantu sesama manusia agar tetap mengetahui tentang kehidupan ini semuanya berasal dari alam semesta yang telah diciptakan oleh Allah s.w.t, maka Pemuda Baspagatam mengadakan event selanjutnya di akhir liburan semester ganjil yaitu event pendakian ke Gunung Semeru yang berada di daerah Malang Jawa Timur, kali ini mengangkat tema mendaki bersih yang artinya bukan hanya sekedar mendaki tetapi penanaman pohon terhadap hutan yang gundul di Gunung tersebut serta membersihkan sampah yang sering dibuang sembarangan oleh para pendaki. Pada event pendakian kali inipun juga telah berhasil sampai puncak dengan membawa 15 orang teman kelasnya untuk mendaki Gunung Semeru tersebut yang berada di ketinggian 3676 mdpl puncak tertinggi Jawa.
          Para Pemuda Baspagatam inipun juga mengadakan Bakti sosial penggalangan dana buat korban banjir di daerah jatiasih Bekasi Jawa Barat pada saat musim hujan tahun 2013 lalu, dan dana yang terkumpul dari penggalangan dana ini alhamdulilah mencapai Rp950.000 penggalangan dana ini dilakukan oleh para anggota Baspagatam di Sekolah SMK YADIKA 8, di jalan Dukuh jamrud di Perumahan PTI di Perumahan Komplek Departemen sosial Bekasi. Setelah dana itu terkumpul mereka langsung menyerahkanya ke posko penanggulangan bencana di Jatiasih Jawa Barat, bukan hanya itu saja Baspagatam juga mengadakan penggalangan dana untuk Palestina yang telah digempur oleh Israel, penggalangan dana itu pada tahun 2014 bulan Januari. Dari sinilah Baspagatam mulai banyak yang mengetahui dan pada ikut aktivitasnya  temen sekelas kamipun hampir semuanya pernah mendaki Gunung berkat 6 orang pertama yang menjadi pelopor pendiri organisai Baspagatam, Jadi tidak semua Pemuda yang menghabiskan waktunya untuk hal yang tidak penting contohnya yaitu kelompok Pemuda Baspagatam bukan pencinta alam biasa tetapi mereka pemuda yang mempunyai rasa sosial dan cinta terhadap lingkungan serta alam semesta, jadi bukan hanya mendaki, organisasi Baspagatam yaitu organisasi pemuda yang sangat luar biasa. Mereka sadar akan lingkungan alam dan mereka mengetahui jiwa sosial yang ada di masyarakat, mereka membersihkan lingkungan, mengadakan Bakti sosial, mengadakan event jalan-jalan yang berguna yaitu mendaki Gunung agar yang ikut mendaki itu sadar akan keindahan alam dan mau menjaga keindahannya.
          Maka dari itulah  baspagatam megajak mensosialisasikan keindahan alam terutama alam yang berada di Bumi Pertiwi inilah jika kita menghargai alam Indonesia maka dari sinilah kita bisa bangga atas apa yang telah Allah ciptakan terhadap Bangsa Indonesia ini, Baspagatam ini yang telah mengajak lingkungan sekolah SMK YADIKA 8 untuk lebih menghargai alam Indonesia, meskipun belum menjadi eskul resmi di sekolah karena alasan dana dan bahaya jika mendaki Gunung, tetapi antusias itu tetap saja tidak menjadi masalah bagi siswa yang ingin mendaki dan bersosialisasi terhadap lingkungan karena alam itu mengajarkan segala hal yang ada di dunia ini dari hal kecil sampai terbesar.
          Jadi  solusi dalam hal ini yaitu jika kita mempunyai keinginan dan keinginan itu belum tercapai maka tetaplah semangat agar apa yang kita inginkan bisa terwujud seperti kelompok organisasi Baspagatam ini yang sangat mensosialisasikan kecintaanya tentang alam semesta. Dan sosialisasi terhadap masyarakat lewat penanaman pohon dan penggalangan dana untuk korban bencana alam dan masih banyak lagi kegiatan yang dilakukan.

Referensi : https://baspagatam.wordpress.com/